ANALISIS PENGARUH MEDIA INTERNET TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS SISWA MADRASAH TSANAWIYAH DI TANJUNG PINANG

ANALISIS PENGARUH MEDIA INTERNET TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS SISWA MADRASAH TSANAWIYAH DI TANJUNG PINANG
Pengarang
Ediyansyah, M.Pd.I. Editor: Saepuddin, M.Ag. Doni Septian, S.Sos.,M.IP
ISBN
978-623-90371-1-6
Email
pppm.stainkepri@gmail.com
Diterbitkan
STAIN SULTAN ABDURRAHMAN PRESS
Sinopsis

Dalam perkembangannya, kemajuan dunia ICT telah memberikan pengaruh yang sangat luar biasa besar terhadap semua aspek kehidupan kita. Saat ini kita sering melihat begitu banyaknya orang menggunakan internet di setiap aktivitasnya sehingga orang menganggap bahwa hidup kita tidak dapat dipisahkan lagi dari internet, termasuk yang menggunakan dari para pelajar. Para pelajar yang memanfaatkan media internet untuk pendidikan dapat melakukannya dalam berbagai bentuk sesuai dengan fungsinya dalam pendidikan. Sekolah ataupun lembaga pendidikan seyogyanya harus bisa secepatnya memanfaatkan fungsi IT dan TIK dalam setiap proses kegiatannya sehingga menjadi suatu keharusan yang tidak boleh dielakan lagi. Untuk program atau aplikasi yang berkaitan dengan TIK sudah banyak dijual dipasaran dan siap untuk digunakan oleh sekolah atau masyarakat secara luas dan optimal untuk kebutuhan di dunia pendidikan. Realitasnya saat ini TIK telah berfungsi sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran, fasilitas pendidikan, gudangnya ilmu, standar kompetensi, penunjang administrasi, alat bantu bagi manajemen sekolah, dan juga sebagai infrastruktur pendidikan. Pengaruh media internet bagi pelajar saat ini dapat dirasakan berdasarkan cara penggunaannya. Ada pengaruh positif bagi para pelajar yang sifatnya memang tidak mutlak karena penilaiannya secara personal tidak sama. Namun umumnya, internet bagi pelajar berpengaruh positif adalah pada bagian informasinya. Dahulu jika informasi/ilmu pengetahuan itu hanya ada jika kita mencarinya pada sebuah buku ataupun juga ketika kita bertemu dengan orang cerdik pandai (pintar), akibatnya dalam penyebaran ilmu dan juga informasi menjadi mahal, lambat, dan tidak banyak. Maka dalam penggunaan media internet, para pelajar bisa mendapatkan dan mengetahui banyak hal hanya dengan mengetikkan atau memasukan kata kunci yang ingin dicari olehnya pada suatu search engine/mesin pencari (seperti yang umumnya banyak dipakai seperti google.com dan yahoo.com). Tidak berapa lama kemudian, maka daftar halaman yang sesuai menurut kata kuncinya tersebut akan muncul dalam jumlah yang sangat banyak. Sehingga para pelajar mendapatkan informasi yang mereka inginkan, seperti pekerjaan rumah dan pelajaran sekolah. Pemerintah memiliki tanggung jawab besar terhadap pendidikan tetapi tanggungjawab ini harus juga diberikan di keluarga, sekolah dan masyarakat. Tanggungjawab pemerintah ini dibuktikan dalam menyediakan kebutuhan terutama sarana dan prasarana serta fasilitas pendidikan, sedangkan tanggung jawab sekolah ada pada pengelolaannya serta bagaimana melakukan bimbingan kepada para peserta didik. Kemudian tanggung-jawab masyarakat dibutuhkan peran aktifnya dalam menyukseskan program pemerintah tersebut, baik itu yang berbentuk pengunaan sekolah maupun yang berbentuk pembinaan masyarakat. Sedangkan tempat pertama anak dalam mendapatkan pendidikan adalah keluarga. Di keluarga jugalah yang melakukan pengawasan anak diluar sekolah. Tanggung jawab pendidikan di keluarga adalah tugas orang tua, dimana orang tua memegang perananan penting dalam meningkatkan minat belajar anak. Keluarga yang sangat besar sekali pengaruhnya dibandingkan dengan lingkungan sekolah dan masyarakat, maka hendaknya keluarga selalu memberikan dorongan kepada anak agar supaya lebih giat belajar dan membimbingnya kearah yang positif. Seseorang pelajar itu memiliki minat belajar yang berubah-ubah atau tidak stabil. Mereka itu hanya perlu diarahkan kepada sesuatu pilihanpilihan dan dalam perkembangkannya sangat ditentukan oleh pertama faktor internal, maksudnya adalah yang ada didalam diri seseorang, baik itu jasmaninya maupun rohani, juga fisik maupun phisikisnya, sedangkan yang kedua adalah faktor eksternal maksudnya faktor-faktor di luar dari individunya seperti sekolah, keluarga, dan masyarakat. Jadi di perlukan minat dari siswa yang akan memberikan pengaruh yang besar dalam proses pembelajaran, sehingga seorang anak yang aktif dan maupun pasif dalam proses pembelajaran sangat tergantung terhadap ada tidaknya minat belajarnya. Dalam suatu lingkungan fisik maupun lingkungan sosial, manusia harus hidup dengan saling memberikan hubungan timbal-balik, sehingga akan saling mempengaruhi antara manusia dengan lingkungannya. Saat ini ternyata perkembangan lingkungan telah memberikan perannya dan juga pengaruh yang dalam terhadap aktivitas belajar bagi para siswa. Banyak perilaku tersebut tercermin dalam setiap tindakan pelajar yang dipengaruhi oleh lingkungannya sehingga akan membentuk pola pikir psikologi para pelajar. Para pelajar melakukan berbagai tindakan yang didasari oleh pembentukan kepribadiaan yang melatarbelakangi perkembangan lingkungan tempatnya bersosialisasi, walaupun pada intinya perkembangan psikologi sosial tergantung kepada bagaimana para pelajar memberikan respon terhadap lingkungannya. Lingkungan di sekolah merupakan tempat terlaksananya proses belajar dalam mendidik para peserta didik, sehingga dikatakan bahwa sekolah adalah tempat untuk mendapatkan pendidikan formal. Pemerintah menganggap pendidikan adalah sarana terpenting untuk mewujudkan kemajuan bangsa dan negara. Melalui pendidikan juga dapat terbentuk suatu proses budaya yang bertujuan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Untuk itulah sangat diperlukan pencapaian kompetensi di semua bidang baik dibidang ekonomi, sosial maupun budaya, agar generasi muda bangsa bisa bersaing dan tetap bisa bertahan di era globalisasi sekarang ini. Pemerintah dalam upayanya untuk meningkatkan kompetensi manusia atau sumber daya manusia. Pemerintah menganggap salah satu faktor penting adalah mutu pendidikan, terutama pada mutu pendidikan sekolah. Sehingga mutu pendidikan dalam peningkatannya akan menciptakan manusia indonesia yang nantinya mampu bersaing nantinya. Dalam memperlancar peningkatan mutu pendidikan sangat dipengaruhi pada suatu lingkungan belajar yang efektif dan sarana-prasarana belajar yang memadai. Efektivitas dalam suatu lingkungan belajar akan berubah menjadi produktif. Produktivitas sebuah lingkungan belajar harus dirancang atau dibangun dengan baik untuk membantu pelajar dalam meningkatkan produktivitas belajar mereka sehingga hasil belajar mengajar yang maksimal dapat dicapai. Efektivitas pada suatu lingkungan belajar akan bisa membuat pelajar menjadi lebih produktif, hal ini dapat digambarkan bahwa para pelajar akan mudah dalam berpikir, berkreasi, juga mampu belajar secara aktif, karena mendapatkan dukungan dari lingkungan belajarnya sehingga muncul ketertarikan dan kenyamanan saat berlangsung proses belajar mengajar. Keberhasilan pendidikan pada seseorang itu dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kecerdasan anak, bakat anak, kegiatan belajar dan lingkungan di sekolah dan yang lainnya bahwa ada juga yang mempengaruhi pendidikan pada seorang anak termasuk dari dalam lingkungan keluarga, sekolah atau masyarakat. Lingkungan sangat besar pengaruh terhadap perubahan-perubahan sifat, sikap, dan perasaan dan juga terhadap pemikiran anak didik, yang berakibat dapat menciptakan dan memberikan pendidikan yang buruk ataupun yang baik terhadap perkembangan-perkembangannya.

BACA BUKU